Sabtu, 13 Juni 2026

Israel Serbu Rumah Warga Palestina di Hebron Tepi Barat Usai Berlakukan Jam Malam

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Rombongan Itamar Ben Gvir Menteri Keamanan Israel bersama militer Zionis mendatangi kawasan Kota Hebron, Tepi Barat Palestina yang diduduki Israel. Foto: Anadolu

Itamar Ben Gvir Menteri Keamanan Nasional Israel, pada Jumat (13/6/2026), menyerbu kediaman warga Palestina di kawasan Jaber, Kota Hebron, Tepi Barat bagian selatan yang diduduki Israel, setelah militer Zionis memberlakukan jam malam di wilayah tersebut dan sekitarnya.

Melansi laporan Anadolu, Sabtu (13/6/2026), Ben Gvir memasuki kawasan Jaber setelah militer Israel memperketat pengamanan di Kota Tua Hebron, termasuk menutup sejumlah akses masuk dan mengerahkan pasukan dalam jumlah besar.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan Ben Gvir bersama tentara Israel berpatroli di jalan-jalan Hebron dengan pengawalan konvoi kendaraan Ben Gvir.

Sementara televisi Palestina melaporkan bahwa rombongan itu menggerebek sebuah rumah di Hebron, serta memberlakukan jam malam total di kawasan Jaber, Salaymeh, dan Wadi al-Haseen.

Militer Israel juga membatasi pergerakan warga Palestina dan melarang mereka beraktivitas di wilayah yang menjadi sasaran operasi tersebut.

Hebron sendiri merupakan salah satu wilayah di Tepi Barat yang kerap menjadi lokasi operasi militer Israel. Pembatasan pergerakan warga dan penggerebekan rumah sering terjadi, terutama di kawasan yang berdekatan dengan permukiman Israel dan pos militer.

Menurut data Palestina, sekitar 750 ribu warga Israel tinggal di 141 permukiman dan 224 pos pemukiman ilegal di Tepi Barat, termasuk sekitar 250 ribu orang di Yerusalem Timur yang diduduki. Komunitas internasional menganggap permukiman tersebut melanggar hukum internasional.

Sejak Oktober 2023, sedikitnya 1.169 warga Palestina dilaporkan meninggal akibat serangan militer Israel dan aksi kekerasan pemukim di Tepi Barat. Sebanyak 12.666 orang lainnya terluka, sekitar 23 ribu orang ditangkap, dan lebih dari 33 ribu warga terpaksa mengungsi, berdasarkan data resmi otoritas Palestina. (bil)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Surabaya
Sabtu, 13 Juni 2026
32o
Kurs