Tim TRC kemudian tiba di kawasan Ledok Bedor pada Sabtu untuk melakukan pemadaman sekaligus memantau perkembangan kebakaran.
Setelah penanganan di lapangan, personel kembali ke Kantor BPBD Lumajang sekitar pukul 16.00 WIB karena kondisi mulai memasuki malam.
“Kami mengirim satu regu untuk melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan jajaran terkait, termasuk masyarakat setempat, agar langkah penanganan dapat segera dilakukan apabila kondisi berkembang,” ujarnya dilansir dari Antara.
Penanganan karhutla melibatkan sejumlah unsur, yakni TNBTS Resort Ranupane, BPBD Kabupaten Lumajang, Babinsa Argosari, Polsek Senduro, serta Masyarakat Peduli Api dari Desa Ranupane dan Argosari. Koordinasi juga dilakukan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Senduro.
Tim gabungan melakukan pemadaman secara manual dengan membuat sekat api dan melakukan “gepyokan” menggunakan dahan atau ranting basah. Sejumlah pohon di sekitar jalur alternatif juga dipotong untuk mengurangi risiko api menyambar vegetasi lain.









