Hingga 23 Agustus 2026, tercatat 306 titik panas atau hotspot di wilayah Riau. Dari jumlah tersebut, tujuh titik telah terkonfirmasi menjadi lokasi kebakaran yang tersebar di empat kabupaten.
“Dari hotspot 306 titik ini yang sudah menjadi terbakar 7 titik, yaitu tersebar di 4 kabupaten. Pertama di Kabupaten Pelalawan 1 titik, Indragiri Hilir 2 titik, Indragiri Hulu 2 titik, Kampar 2 titik,” kata Edy.
Menurut Edy, titik yang masih menjadi perhatian berada di Kabupaten Pelalawan, khususnya kawasan Kerumutan, serta Kabupaten Kampar di Rimba Panjang.
Secara kumulatif, luas lahan yang terbakar di Riau sepanjang Januari hingga Agustus 2026 mencapai 16.277,50 hektare.
Pada periode yang sama, terdeteksi 10.514 hotspot, dengan 521 titik di antaranya terkonfirmasi sebagai fire spot.










