Jumat, 3 Juli 2026

Kejagung Tetapkan Brigjen LMI Pejabat BGN Tersangka Baru Korupsi Program MBG

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Syarief Sulaeman Nahdi Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung memberikan keterangan pers di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Foto: Istimewa

Dalam konstruksi perkara, penyidik mengungkap LMI yang menjabat sebagai Kepala Biro Hukum dan Humas BGN sejak Desember 2024 hingga Maret 2025, kemudian menjadi Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN sejak Maret 2025, diduga memanfaatkan jabatannya dalam pelaksanaan Program MBG.

Pada awal 2025, LMI diduga meminta dua orang berinisial YCS dan RD mendirikan PT SGI sebagai perusahaan yang digunakan untuk menjual alat makan berupa food tray atau ompreng kepada calon mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Harga penjualan disebut telah ditentukan oleh LMI.

Penyidik juga menduga LMI meminta izin kepada seseorang berinisial SS agar PT SGI dapat menjual food tray kepada calon mitra SPPG, dengan imbalan proses verifikasi mitra dapat diloloskan.

“Setelah terjadi kesepakatan, LMI kemudian mencari calon mitra SPPG dengan syarat membeli food tray dari PT SGI,” ujar Syarief.

Setiap pembayaran pembelian food tray yang dilakukan calon mitra kepada PT SGI dilaporkan oleh RD kepada LMI. Selanjutnya, LMI diduga memerintahkan verifikator pada Portal MBG untuk menyetujui calon mitra tersebut.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Jumat, 3 Juli 2026
28o
Kurs