Rabu, 19 Agustus 2026

Komdigi: 52 Persen Spam Judi Online Menyerang Akun Influencer Daerah

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Meutya Hafid Menkomdigi dalam kegiatan IGID Menyapa bertema Gaspol Tolak Judol, Jauhi Judol – Anak Medan Pilih Masa Depan, Bukan Judi Online yang digelar di Medan, Sumatra Utara, Rabu (13/5/2026). Foto: Komdigi

Menurut Meutya, akun influencer daerah dipilih karena memiliki kedekatan dengan pengikutnya sehingga dinilai lebih efektif dalam menjangkau target pasar yang dibidik operator judi online.

“Influencer daerah dinilai lebih efektif karena memiliki audiens yang sesuai dengan target dari pasar operator judi online,” ujarnya dilansir dari Antara.

Selain influencer, akun resmi milik instansi pemerintah dan media massa juga menjadi sasaran pelaku. Hal itu karena akun-akun tersebut memiliki tingkat kredibilitas tinggi dan relatif sulit diblokir ataupun diputus aksesnya, baik oleh pemerintah maupun platform digital.

Kemkomdigi juga menemukan bahwa mayoritas aktivitas spam komentar judi online dilakukan menggunakan akun palsu atau akun bodong yang dioperasikan secara otomatis melalui bot.

Dalam pemantauan terbaru, pemerintah mencatat lonjakan signifikan aktivitas spam promosi judi online. Selama periode 14 hingga 28 Juni 2026, jumlah komentar terkait judi online meningkat hingga 128 persen dibandingkan hasil pemantauan sepanjang Januari hingga 13 Juni 2026.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Rabu, 19 Agustus 2026
30o
Kurs