“Manajemen pengelolaan haji akan menentukan juga nanti di ujung berapa besarnya nilai biaya haji bagi jemaah kita,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya kenaikan biaya haji pada 2027, Prasetyo menegaskan seluruh komponen masih dalam tahap penghitungan sehingga belum bisa disimpulkan.
“Ya belum, ya masih dihitung. Karena itu menjadi satu, tidak bisa berdiri sendiri. Misalnya proses haji jemaah kita secara total berada di kisaran 40 sampai 41 hari. Kalau kemudian kita berhasil menurunkan masa tinggal selama di Arab Saudi, tentu akan berpengaruh terhadap ongkos hajinya,” ucapnya.
Prasetyo menambahkan, salah satu upaya yang tengah dikaji Pemerintah adalah penambahan penerbangan (flight) bagi jemaah haji. Langkah tersebut diharapkan dapat memperpendek masa tinggal jemaah di Arab Saudi. Sehingga, biaya operasional penyelenggaraan haji juga bisa ditekan.
“Kalau kemarin yang sudah muncul itu dalam kondisi atau asumsi tidak terjadi perubahan. Misalnya penambahan flight. Kita berharap itu akan menurunkan masa tinggal. Nah, kalau masa tinggalnya berkurang, logikanya biaya hajinya mungkin bisa dihitung untuk bisa dikurangi atau diturunkan,” katanya.

NOW ON AIR SSFM 100

