Kamis, 5 November 2026

Pengamat Intelijen Urai Motif Mantan Kapolri Sadap Presiden RI Karena Pemerasan atau Kepentingan Politik

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Jenderal Listyo Sigit Prabowo (LSP) mantan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

“Jelas (ada keterlibatan operator nomor ponsel) karena operator melayani permintaan LIMS, sistem resmi Polri, dan jangan lupa 2025 itu Listyo Sigit Prabowo adalah Kapolrinya, apa iya perintah Kapolri tidak dikasih (oleh operator),” ungkapnya.

Menurutnya muara penyidikan ini termasuk membuktikan jika benar indikasi tindakan Listyo makar terhadap negara dan pemerintahan, maka harus terungkap pula tujuan, dan jaringannya, yang diumumkan ke publik.

Ia menilai, Prabowo Subianto Presiden RI akan mengungkap tuntas kasus ini sampai ke akarnya, tanpa merasa terancam bahwa tersangka mempunyai kartu truf atau rahasianya yang bisa dibongkar.

“Mensesneg sudah menyatakan makar, maka konsekuensi risiko sudah dihitung termasuk rahasia yang dianggap sudah dimiliki tersangka,” tegasnya.

Soal kekhawatiran masyarakat jika pendalaman kasus ini hanya berhenti menumpukan kesalahan pada tersangka, tanpa mengungkap otak di baliknya, ia menyangkal. Menurutnya Listyo pasti mengungkap di persidangan, sosok yang memesan penyadapan atau ia akan mengakui jika memang bergerak untuk kepentingan sendiri atau kelompoknya.

Ia minta masyarakat menunggu hasil pendalaman kasus ini secara utuh, tidak menduga-duga, karena ia mengakui, proses penyidikan tidak mudah bagi para penyidik yang dihadapkan dengan situasi harus memeriksa para jenderal. (lta/ipg)

Berita Terkait


TERKINI POPULER TERPILIH
Potret NetterSelengkapnya

Pengerjaan Jalan, Lalu Lintas Menganti Macet

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Surabaya
Kamis, 5 November 2026
36o
Kurs