Rabu, 22 April 2026

Peresmian Kantor ACCTHPC Jadi Simbol Komitmen RI Kendalikan Kabut Asap Lintas ASEAN

Laporan oleh M. Hamim Arifin
Bagikan
(Kiri-kanan) Terrence Teo erwakilan Negara Singapura, Hathaichanok Riddhagni Frumau Perwakilan Negara Thailand, Hanif Faisol Nurofiq Menteri LH, Ta Van Thong Perwakilan Negara Vietnam, Farzamie Sarkawi Perwakilan Negara Malaysia saat meresmikan kantor ACCTHPC di Jakarta, Rabu (22/4/2026). Foto: Antara

Hanif Faisol Nurofiq Menteri Lingkungan Hidup (LH) meresmikan kantor ASEAN Coordinating Centre for Transboundary Haze Pollution Control (ACCTHPC) guna menunjukkan komitmen Indonesia sebagai pusat pengendali kabut asap lintas Asia Tenggara.

“Tahun 2016 Indonesia ditunjuk sebagai ACCTHPC, jadi sebagai tempat penggerak koordinasi lintas kontrol. Kemudian tahun 2023 Indonesia meratifikasi agreement (kesepakatan) tersebut dan secara resmi tahun 2023 ASEAN menetapkan ACCTHPC di Indonesia. Hari ini sedang disusun protokol untuk kemudian masing-masing negara akan melakukan ratifikasi melalui regulasi yang sesuai dengan negara-negara masing-masing,” ujar Hanif, Rabu (22/4/2026).

Melansir Antara, ACCTHPC merupakan sebuah inisiatif yang didirikan oleh seluruh anggota ASEAN guna menyikapi insiden kebakaran hutan pada tahun 1997-1998. Kebakaran yang terjadi pada tahun tersebut bereskalasi hingga menimbulkan haze atau kabut asap yang merusak tatanan.

“Hal itu berdampak sampai merugikan perekonomian, menurunkan kesehatan, yang kemudian antarnegara ASEAN saling menyalahkan. Untuk itu ASEAN menetapkan pembangunan ASEAN bebas kabut asap lintas batas. Jadi, ini sesuatu yang disepakati untuk bersama-sama menangani pergerakan asap lintas ASEAN,” ungkapnya.

Saat ini, Indonesia sedang menyusun peraturan presiden (perpres) mengenai ratifikasi kerja sama ini melalui pusat koordinasi ASEAN tersebut, sekaligus mendorong semua negara ASEAN untuk menyelenggarakan rencana pengendalian kabut asap.

“Saat semua sudah menyetujui ratifikasi, maka kita semua akan secara resmi mengoperasikan ACCTHPC di sini. Namun untuk hari ini kita akan mengoptimalkan dalam rangka penanganan kebakaran hutan dan lahan di Tanah Air, karena sesuai dengan instruksi Presiden, maka pemerintah dan seluruh pihak diminta untuk melakukan akselerasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sini,” jelas Menteri LH.

Hanif melanjutkan, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) berencana mengumumkan kepada semua anggota negara ASEAN yang berada di Jakarta mengenai hasil pertemuan Rabu ini sebagai bahan koordinasi sambil menunggu operasional kantor secara langsung.

“Koordinasi ASEAN menjadi sangat penting untuk menangani kabut asap yang terjadi di sini, sehingga dengan demikian ke depan kita semua akan menggerakkan semua instrumen yang kita miliki untuk bersama-sama melakukan penanganan di regional ASEAN ini,” tuturnya.(ant/vve/ham/rid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Rabu, 22 April 2026
26o
Kurs