Pihak kepolisian menegaskan bahwa terduga pelaku yang melakukan pungutan liar (pungli) di lingkungan Satlantas Colombo, telah diberi sanksi dan sedang diperiksa oleh Propam Polrestabes Surabaya.
AKBP Galih Bayu Raditya Kasatlantas Polrestabes Surabaya menerangkan, oknum polisi yang menjadi terduga pelaku pungli itu telah diberi sanksi demosi.
“Jadi saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan oleh Propam Polrestabes Surabaya dan sudah diberi sanksi demosi,” kata Galih, saat dikonfirmasi suarasurabaya.net, Sabtu (29/8/2026).
Galih juga menegaskan bahwa terduga pelaku sedang diamankan oleh pihak kepolisian, sambil menunggu hasil dari pemeriksaan yang dilakukan propam.
“Saat ini yang bersangkutan sudah kami amankan sambil menunggu hasil pemeriksaan lengkap untuk sidang kode etik,” ungkapnya.
Galih juga kembali menegaskan bahwa pengambilan kendaraan barang bukti kecelakaan di Satlantas Polrestabes Surabaya sama sekali tak dikenai biaya.
Dia mengimbau pada masyarakat yang akan mengambil barang bukti kecelakaan kendaran, untuk langsung datang ke Polrestabes Surabaya. Dengan syarat, kasus sudah selesai dan membawa bukti-bukti kepemilikan.
Sebelumnya, cerita Kristiani (25 tahun) warga Sidoarjo yang menjadi korban dugaan pungli viral di media sosial Threads.
Dalam unggahan itu, Kristiani menampilkan bukti chat, surat pengeluaran barang bukti, serta bukti transfer ke seorang oknum polisi yang bertugas di Unit Laka Satlantas Colombo.
Pada Rabu (26/8/2026) lalu, Kristiani bersama sang tante mendatangi Satlantas Colombo untuk menanyakan status kendaraan miliknya. Oleh seorang oknum polisi, dia diminta kembali menceritakan kronologi awal.
Oleh oknum tersebut, Kristiani juga diminta untuk membayar uang sebagai denda pengganti sidang sebesar Rp1 juta rupiah secara tunai. Namun karena Kristiani tidak menyediakan cash, kedua pihak setuju untuk membayar secara transfer.
Kristiani baru menyadari kalau dia baru saja mengalami tindakan pungli karena tidak menerima bukti pembayaran berupa kuitansi dan uang tersebut dikirim ke rekening pribadi. Sehingga, dia memutuskan untuk mengunggah pengalamannya di media sosial.(kir/bil/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

