Jumat, 31 Juli 2026

Seribuan Ojol Perempuan di Surabaya Diberi Pendampingan agar Punya Sumber Pendapatan Alternatif

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ilustrasi driver ojek online perempuan. Foto: Grab

Hebi mengatakan, sebagian ojol perempuan merupakan kepala keluarga yang menggantungkan pendapatan dari pekerjaan harian. Karena itu, pelatihan keterampilan disiapkan agar mereka memiliki peluang memperoleh penghasilan dari rumah.

Meski demikian, program pemberdayaan itu diprioritaskan dulu untuk ojol perempuan yang masuk kelompok masyarakat desil satu dan dua. Bentuk intervensinya akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing peserta, lewat kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah.

“Jadi kita yang mana yang kita ambil yang desil satu desil dua dulu, yang mana ini yang perempuan, itu nanti kita intervensi, maunya apa, kita kolaborasikan dengan dinas-dinas, kita intervensi mereka gitu,” bebernya.

Pelatihan yang disiapkan antara lain menjahit, membatik, memasak, tata rias, serta keterampilan lain yang dapat menjadi sumber penghasilan tambahan. Pemkot juga membuka peluang pemberian bantuan sarana melalui kolaborasi dengan lembaga sosial maupun program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

“Kalau misalnya mereka butuh latihan menjahit dan sebagainya, kita welcome. Kelompok-kelompok gitu, 20 gitu bisa kita tindak lanjut itu. Tetapi untuk mesin jahitnya nanti kita ke Disperindag atau kita carikan CSR dari Basnas atau apa yang nantinya itu akan survive,” ucapnya.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Truk Muat Besi Terguling di Sukomanunggal Surabaya

Surabaya
Jumat, 31 Juli 2026
32o
Kurs