Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya menginstruksikan jajaran dinas perhubungan (dishub) untuk menerapkan rekayasa lalu lintas di titik rawan macet.
Dari hasil evaluasinya, Eri menyebut banyak titik kemacetan yang belum ditindaklanjuti dishub. Salah satunya kawasan Pakuwon Mall di hingga Jalan Mayjen HR. Muhammad di Surabaya Barat.
“Hari ini teman-teman Dishub dan Satpol yang ada di ruas jalan, kalau di jam tertentu ketika macet harus membuat rekayasa lalu lintas. Jangan menunggu saya telepon,” katanya, Jumat (17/7/2026).
“Jangan seperti itu, kalau saya bilang segera diselesaikan ya dilakukan. Jangan enggak segera dilakukan, sampai akhirnya terjadi macet,” tambahnya.
Ia mencontohkan rekayasa arus lalu lintas dari Jalan Wali Kota Mustajab ke Jalan Gubeng Pojok yang saat terjadi kepadatan di jam-jam tertentu, pengendaranya dialihkan ke Jalan Jaksa Agung Suprapto.
“Dishub itu harus tahu titik yang rawan macet itu di mana, berdiri di sana, dikasih HT (handy talky). Jangan hanya berdiri saja, tapi nggak bawa HT, mulai hari ini kalau ada macet jangan hanya berdiri saja,” tegasnya.
Ia juga meminta jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya supaya bisa terus berinovasi, dan cepat memberikan solusi ketika terjadi suatu permasalahan di tengah masyarakat ke depannya.
“Saya berharap, mulai hari ini terjadi perubahan,” tutupnya. (lta/bil/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

