Minggu, 21 April 2024

Wali Kota Surabaya Minta Semua Pihak Refleksi Diri atas Tragedi Kanjuruhan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya. Foto: surabaya.go.id

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya meminta semua pihak merefleksi diri atas tragedi pascapertandingan Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (1/10/2022) malam yang sedikitnya menewaskan 130 orang.

“Semuanya mesti merefleksi diri. Hilangnya nyawa karena rusuh sepak bola seperti ini harus jadi yang terakhir kali,” kata Eri Cahyadi dalam postingannya di media sosial Instagram @ericahyadi, Minggu (2/10/2022) dilansir Antara.

Sebagai Bonek (suporter Persebaya), lanjut Eri, kalau boleh berandai-andai meminta dan berdoa, mungkin lebih baik Persebaya kalah dari pada harus ada yang kehilangan nyawa.

“Sekali lagi, andai kami berdoa Persebaya kalah semalam. Tapi kami semua sadar, tidak ada yang tahu tentang apa yang akan terjadi. Dari Surabaya, kami kirimkan doa terbaik untuk seluruh korban. Al-Fatihah,” kata Cak Eri panggilan lekatnya.

Selain itu, dia juga mengapresiasi Bonekmania yang memutuskan pada Minggu ini tidak melakukan pawai kemenangan.

“Kemanusiaan memang jauh lebih penting ketimbang hasil skor pertandingan,” katanya mengakhiri tulisannya.

Diketahui kericuhan terjadi usai pertandingan Derby Jatim antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam.

Kericuhan bermula saat ribuan suporter Aremania merangsek masuk ke area lapangan setelah Arema FC kalah. Kerusuhan tersebut semakin membesar adanya sejumlah flare dilemparkan termasuk benda-benda lainnya. Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut.

Dengan jumlah petugas keamanan yang tidak sebanding dengan jumlah ribuan suporter Arema FC tersebut, petugas kemudian menembakkan gas air mata di dalam lapangan. Tembakan gas air mata itu membuat banyak suporter pingsan dan sulit bernafas. (ant/bil/rid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Minggu, 21 April 2024
26o
Kurs