Sabtu, 29 Agustus 2026

PB IPF Bangun Ekosistem Pickleball dari Desa hingga Internasional

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Muhammad Nazaruddin Ketua Umum Pengurus Besar Indonesia Pickleball Federation (PB IPF) didampingi Syaqif Constantin Arsalan Ketua Pengprov IPF Jawa Timur (kanan) saat berbicara kepada awak media di Surabaya, Sabtu (29/8/2026). Foto: IPF Jatim

Perkembangan pickleball juga mendapat momentum dari masuknya cabang olahraga tersebut dalam agenda Pekan Olahraga Nasional (PON). Nazaruddin menyebut masuknya pickleball ke PON merupakan salah satu target utama yang ingin diwujudkan selama kepemimpinannya.

“Kebetulan di PON nanti pickleball sudah masuk salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan. Jadi memang waktu saya jadi ketua umum target utamanya memang pickleball ini harus masuk di PON. Jadi itu udah beres,” jelasnya.

Menurut Nazaruddin, pickleball sebenarnya bukan olahraga baru di Indonesia. Cabang olahraga ini telah hadir sekitar tujuh hingga delapan tahun lalu, tetapi pertumbuhan lapangannya baru terlihat sangat pesat dalam sekitar dua tahun terakhir.

Di Jabodetabek, misalnya, saat ini telah terdapat sekitar 425 lapangan pickleball. Sementara di Jawa Timur, jumlahnya disebut telah mencapai lebih dari 500 lapangan.

Pertumbuhan tersebut juga terlihat dari perubahan fungsi sejumlah fasilitas olahraga. Nazaruddin mengatakan, beberapa pemilik lapangan yang sebelumnya menyediakan fasilitas untuk olahraga padel mulai mengalokasikan sebagian lapangannya untuk pickleball.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Sabtu, 29 Agustus 2026
31o
Kurs