Kemampuan finansial seorang owner memang dapat menjadi modal penting. Namun, klub tetap membutuhkan sumber pemasukan dan bisnis yang mampu menopang operasional secara berkelanjutan.
Dalam konteks tersebut, Persebaya dinilai sedang berupaya membangun fondasi bisnis agar keberlangsungan klub tidak sepenuhnya bergantung pada suntikan dana pemilik.
Biaya mengelola klub sepak bola profesional juga tidak hanya berkaitan dengan gaji dan transfer pemain. Klub harus menanggung berbagai kebutuhan, mulai dari pertandingan kandang dan tandang, perjalanan, katering, operasional tim, hingga kebutuhan teknis lainnya.
Karena itu, efisiensi anggaran menjadi bagian penting dalam membangun skuad. Penghematan pada satu pos, termasuk perekrutan pemain asing, dapat memberikan ruang finansial untuk memenuhi kebutuhan lain selama satu musim kompetisi.
Selain aspek bisnis, Persebaya juga mendapat sorotan karena mulai memperkuat investasi di bidang sport science.









