Selasa, 25 Agustus 2026

Persebaya Dinilai Jadi Pionir Klub Modern, Bukan Sekadar Andalkan Uang Owner

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Persebaya Surabaya merayakan gelar Piala Presiden 2026 usai mengalahkan Persib Bandung dalam final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali padaKamis (6/8/2026) malam. Foto: Media Piala Presiden 2026

Pada akhirnya, investasi sport science tidak hanya berkaitan dengan kesehatan pemain, tetapi juga dapat berpengaruh terhadap performa tim dan efisiensi pengelolaan klub dalam jangka panjang.

Gelar Piala Presiden 2026 dan catatan tidak terkalahkan dalam tujuh laga pramusim menjadi hasil awal dari proses tersebut. Namun, bagi Persebaya, tantangan sebenarnya baru dimulai ketika musim 2026/27 bergulir.

Yang menarik dari perjalanan Persebaya bukan hanya trofi yang berhasil diraih, melainkan fondasi yang sedang dibangun di belakangnya. Penganggaran, manajemen bisnis, pengelolaan sepak bola, serta sport science mulai ditempatkan dalam satu ekosistem klub.

Rensu menilai model tersebut dapat menjadi contoh bagi klub-klub lain di Indonesia. Persebaya dinilai tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan finansial owner, tetapi perlu membangun klub yang memiliki bisnis, sistem manajemen, serta sumber pendapatan yang mampu menopang keberlangsungan operasional.

Target berikutnya pun semakin besar. Persebaya memasuki periode menuju satu abad klub pada 2027. Momentum tersebut dapat menjadi kesempatan bagi Bajul Ijo untuk melengkapi fondasi pengelolaan profesional dengan prestasi di kompetisi resmi.

Dengan fondasi yang mulai dibangun sejak pramusim, Persebaya kini menghadapi ujian sebenarnya: membuktikan bahwa model pengelolaan yang lebih terukur mampu menghasilkan prestasi sekaligus menjaga klub tetap sehat dalam jangka panjang. (saf/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Selasa, 25 Agustus 2026
32o
Kurs