Minggu, 28 November 2021

DPD RI Minta Pilkada Serentak Ditunda, Keselamatan Masyarakat Jauh Lebih Penting

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Evi Zainal Abidin Senator asal Jatim. Foto: DPD RI

Evi Zainal Abidin Senator asal Jatim mendesak Pemerintah agar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020 ini untuk ditunda kembali sampai dengan bencana Pandemi berakhir.

Pada Pilkada Serentak 2020 terdapat 16 kabupaten dan 3 kota di Jatim yang akan menggelar Pilkada yaitu Kabupaten Pacitan, Ponorogo, Ngawi, Trenggalek, Kediri, Lamongan, Tuban, Gresik, Mojokerto, Malang, Blitar, Sidoarjo, Sumenep, Jember, Situbondo, dan Banyuwangi, kemudian Kota Blitar, Pasuruan, dan Surabaya.

Mempertimbangkan banyaknya daerah yang akan menggelar Pilkada, Senator yang lahir di Pasuruan ini menekankan bahwa sebenarnya Pemerintah dan KPU telah memiliki payung hukum yang kuat untuk menunda kembali Pilkada Serentak di Desember 2020 mendatang yaitu dengan berpijak pada Pasal 201A Perpu No 2 tahun 2020 tentang Pilkada.

“Jika Pilkada 2020 tetap dilaksanakan maka dapat mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat luas, terlebih status kegawatan Pandemi belum ada tanda-tanda mereda,” ujar Evi di Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Alih-alih menyesuaikan aturan yang ada dengan menjalankan protokol Covid-19 melalui mekanisme kampanye online serta memaksimalkan media sosial, Evi juga sangat menyesalkan keputusan KPU RI yang masih membolehkan bentuk kampanye terbuka.

“Pemerintah dan KPU telah mengesampingkan fakta bahwa angka penyebaran Covid-19 masih terus meningkat. Hingga 22 September 2020 secara nasional setidaknya ada 9.837 orang meninggal akibat Covid-19 dan 252.923 orang terkonfirmasi,” tegasnya.

Kata dia, tercatat masih terdapat 13 orang bakal pasangan calon yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari data sebelumnya yaitu sebanyak 63 orang. Fakta ini semakin menandaskan urgensi penundaan kembali Pilkada Serentak 2020.

“Ketua KPU saja tidak kebal covid apalagi kita masyarakat umum,” pungkas Evi. (faz/ang)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Minggu, 28 November 2021
28o
Kurs