Senin, 27 September 2021

Puan Berikan Bantuan Pendidikan untuk Vino, Anak Yatim Piatu karena Covid-19

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Bantuan Puan untuk Vino dan Rahmad Dian Agasta serta Heenglay Onglay (Lim), diserahkan melalui Diah Pitaloka Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dan disaksikan Kusdinar Untung Yuni Sukowati Bupati Sragen, Selasa (3/8/2021). Foto: Istimewa

Puan Maharani Ketua DPR RI memberikan bantuan untuk Alviano Dafa Raharja (8), anak yang baru saja kehilangan kedua orangtuanya karena keganasan Covid-19.

Cerita Vino sempat viral lantaran anak sekecil itu harus menjalani isolasi mandiri sendirian di dalam rumahnya di Kutai Barat, Kalimantan Timur. Kini Vino yang yatim piatu sudah dibawa pulang oleh kakeknya ke kampung halaman orangtuanya di Sragen, Jawa Tengah.

Bantuan Puan untuk Vino dan Rahmad Dian Agasta serta Heenglay Onglay (Lim), dua anak Sragen yang bernasib sama, diserahkan melalui Diah Pitaloka Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dan disaksikan Kusdinar Untung Yuni Sukowati Bupati Sragen

“Kami diutus oleh Ibu Puan Maharani untuk menyerahkan langsung bantuan ini kepada Vino, Rahmad dan Lim,” kata Diah Pitaloka di Sragen, Selasa (3/8/2021).

Bantuan dari Puan untuk Vino, Rahmad dan Lim ini berupa biaya pendidikan dan peralatan sekolah, seperti sepatu, tas dan lainnya.

“Ibu Puan menitip pesan bahwa sebagai seorang ibu, beliau bisa merasakan apa yang Vino dan kawan-kawan rasakan. Ibu Puan juga berpesan agar Vino tetap terus semangat belajar untuk mengejar cita-cita,” kata Diah Pitaloka menahan haru.

Selain itu, Diah Pitaloka juga menyampaikan pesan Puan kepada pemangku kebijakan setempat agar dalam situasi pandemi seperti ini, negara harus hadir menjawab segala kebutuhan anak-anak yang yatim piatu karena Covid-19.

“Tentang anak-anak yang menjadi yatim piatu karena orang tuanya meninggal karena Covid-19 ini menjadi perhatian dari ibu Puan. Kami berharap ada kebijakan khusus mengenai hal ini, baik dari pemerintah pusat melalui kementerian atau pemerintah daerah,” kata Diah Pitaloka yang memimpin Komisi Sosial dan Perlindungan Anak di DPR.

“Misalkan mereka mendapatkan beasiswa melalui KIP dan sejenisnya, jangan sampai masa depan mereka suram,” lanjut Diah Pitaloka.

Sementara itu Kusdinar Yuni Bupati Sragen juga memenyatakan siap memfasilitasi pendidikan untuk anak-anak seperti Vino, sebagaimana yang dipesankan Puan.

“Tentu akan kita fasilitasi pendidikannya. SD, SMP, SMA, apalagi pendidikan dasar gratis. Hanya kalau perlu biaya buku bisa kita bantu, apalagi kalau anaknya pintar bisa mendapatkan beasiswa sampai kuliah,” kata Yuni.

Yatin (58), kakek Vino mengaku bersyukur cucunya sehat dan disayang banyak orang, termasuk Puan.

“Terima kasih untuk Ibu Puan Maharani yang memberi perhatian kepada Vino, untuk masa depan cucu saya,” ungkap Yatin.

Vino, Rahmad dan Lim tampak senang mendapat hadiah dan bantuan yang diberikan Puan. Bahkan mereka sempat mengutarakan cita-cita mereka untuk disampaikan kepada Puan. Vino dan Rahmad mengatakan ingin jadi tentara, sedangkan Lim ingin jadi masinis.(faz/dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Mobil Terperosok di depan RSAL dr Ramelan A.Yani

Antre Vaksin di T2 Juanda

Kebakaran Lahan Kosong Darmo Permai

Surabaya
Senin, 27 September 2021
27o
Kurs