Selasa, 5 Juli 2022

Jelang Musda Jatim, 10 Ketua DPC Demokrat Solidkan Dukungan untuk Emil Dardak

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Makan bareng 10 Ketua DPC Demokrat di Jatim untuk mendukung Emil Dardak jadi Ketua Demokrat Jatim, Selasa (18/1/2022) malam. Foto: Istimewa

Sebanyak 10 Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat di Jatim berkonsolidasi menjelang Musda VI. Para ketua DPC Demokrat itu kompak dan solid mendukung Emil Dardak jadi Ketua Partai Demokrat Jatim dengan bertemu dan makan bersama.

Mereka antara lain Ketua DPC Demokrat Bojonegoro, Ketua DPC Ponorogo, Ketua DPC Kota Kediri, Ketua DPC Banyuwangi, Ketua DPC Situbondo, Ketua DPC Kota Pasuruan, Ketua DPC Kabupaten Blitar, Ketua DPC Tulungagung, Ketua DPC Trenggalek, dan Ketua DPC Kota Batu.

Miseri Efendi Ketua DPC Demokrat Ponorogo mengatakan, Jatim adalah lumbung suara partai berlambang Mercy. Menurutnya, Emil punya rekam jejak mumpuni untuk memimpin DPD Demokrat Jarim lima tahun ke depan.

“Jadi malam ini kami kumpul konsolidasi, apalagi Kamis besok Musda pemilihan ketua Demokrat Jatim. Kami ingin sinkronkan siapa yang layak diusulkan ke DPP. Kami juga samakan visi misi Demokrat untuk 2024,” kata Miseri dalam keterangan tertulis, Rabu (19/1/2022).

Pertemuan di salah satu restoran di Surabaya, Selasa (18/1/2022) malam kemarin itu, kata dia, untuk mengobrol, mencermati, menimbang, dan memperhatikan sejauh mana rekam jejak Calon Ketua DPD Demokrat Jatim yang ada.

“Kami bersikap untuk mengusulkan ke DPP, putra terbaik, yakni Mas Emil Dardak, yang juga Wagub Jatim. Karena beliau punya rekam jejak dan prestasi luar biasa,” ujarnya.

Miseri mengungkapkan, dukungan DPC kepada Emil sudah mencapai angka 12. Angka itu terus bertambah menjelang proses verifikasi faktual H-1 atau saat Pra Musda.

“Ini yang kumpul 10 ketua DPC definitif semua, dan semua solid mendukung Mas Emil. Angka ini belum yang Plt juga, lho. Insya Allah besok verifikasi dukungan, sehingga kami semua tahu validnya dukungan ke Mas Emil berapa. Kami solid duduk bersama, dukungan nyata,” ujarnya.

Miseri berharap, jika Emil menjadi Ketua Demokrat Jatim, dia bisa mengemban tugasnya dengan baik untuk mengembalikan kejayaan Demokrat di Provinsi Jawa Timur.

“Harapan kami jelas, semoga Demokrat jaya, seperti 2004 dan 2009. Kejayaan itu bisa terulang lagi di bawah Mas Emil dan Jatim jadi lumbung partai. Kalau mau kayak 2009 harus Mas Emil. Nakhoda enggak boleh sembarangan,” katanya.

Sementara, Djaka Siswa Lelana Ketua DPC Demokrat Kota Kediri mengatakan, alasan dirinya mendukung Emil karena rekam jejak yang jelas saat menjabat sebagai kepala daerah.

“Kita tahu betul prestasinya saat menjadi Bupati Trenggalek, dan sekarang Wagub Jatim. Intinya DPC jelas melihat rekam jejak, memang yang maju ada dua calon, tapi kita kan bisa melihat rekam jejaknya siapa selain Mas Emil,” kata Djaka.

Djaka mengungkapkan, Emil sosok yang mumpuni memimpin Demokrat Jatim. Meski masih berusia muda, jiwa mengayomi Emil ke kader DPC di seluruh Jatim sangat besar.

“Seringkali Mas Emil saat sibuk sebagai Wagub, kadang ke daerah masih menyempatkan mampir menyapa kader DPC. Kita juga diperlakukan baik, dan beliau itu humble orangnya,” terang Djaka.

Djaka menambahkan, Musda bukanlah ajang mencari siapa yang menang dan kalah. Musda adalah ajang untuk konsolidasi kader di tingkat provinsi dan antar-DPC.

“Tidak diragukan lagi kapabilitas Mas Emil. Kami harap DPP bijak untuk menentukan siapa yang memimpin Jatim. Karena jelas Mas Emil bisa membesarkan partai dan punya komitmen,” ungkapnya.(den)

Berita Terkait

Surabaya
Selasa, 5 Juli 2022
31o
Kurs