Rabu, 19 Agustus 2026

Gus Choi Dorong NU dan Pemerintah Jadikan Pengentasan Kemiskinan Gerakan Bersama

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Ahmad Effendy Choirie Ketua Umum Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) meluncurkan dua bukunya, Rabu (19/8/2026). Foto: istimewa

“NU harus memiliki banyak pesantren unggulan untuk menguasai teknologi, bahasa Arab dan Inggris. Kita membutuhkan generasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” kata Gus Choi.

Dia juga mendorong pengembangan ma’had sebagai pusat pendidikan sekaligus tempat pengembangan keterampilan, pembentukan karakter dan pemberdayaan ekonomi generasi muda.

“Penguatan pendidikan harus berjalan bersamaan dengan pemberdayaan masyarakat. Sebab, persoalan kemiskinan masih menjadi tantangan besar Indonesia,” ujarnya.

Gus Choi merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat jumlah penduduk miskin Indonesia pada Maret 2026 mencapai 22,93 juta orang atau 8,07 persen dari total penduduk. Angka kemiskinan di perdesaan bahkan mencapai 10,67 persen, lebih tinggi dibandingkan perkotaan yang berada di angka 6,34 persen.

Karena itu, menurut dia, agenda pendidikan dan dakwah harus berjalan beriringan dengan upaya menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Rabu, 19 Agustus 2026
27o
Kurs