Rabu, 14 Oktober 2026

Jelang Pidato Kenegaraan Prabowo, PA GMNI Desak MBG Dikelola Transparan dan Bebas KKN

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Abdy Yuhana Sekretaris Jenderal DPP PA GMNI (di podium) saat menyampaikan pernyataan sikap kebangsaan bertajuk “Ambeg Paramarta” di Kantor DPP PA GMNI, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2026). Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Kedua, mengembalikan ekonomi pada konstitusi, terutama mandat Pasal 33 UUD 1945, menjaga ketahanan fiskal dan secara bertahap mengurangi ketergantungan terhadap utang luar negeri.

Ketiga, memulihkan etika penyelenggaraan negara dan meritokrasi dengan menolak nepotisme politik, politik dinasti serta benturan kepentingan dalam pengisian jabatan publik.

Keempat, menegakkan hukum dan demokrasi melalui penguatan supremasi hukum yang adil serta pembatasan konsentrasi kekuasaan agar tidak bertumpu pada satu lembaga negara.

Kelima, mewujudkan kedaulatan politik luar negeri bebas aktif dengan memperkuat kemandirian diplomasi, ekonomi dan pertahanan nasional serta tetap konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.

Abdy menjelaskan, “Ambeg Paramarta” tidak boleh berhenti sebagai konsep filosofis. Prinsip tersebut harus diterjemahkan menjadi etika dalam menentukan kebijakan pemerintah, khususnya dalam memilih mana kepentingan rakyat yang harus ditempatkan sebagai prioritas.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Rabu, 14 Oktober 2026
34o
Kurs