Selasa, 13 Oktober 2026

KH Miftachul Akhyar Didukung Lagi jadi Rais Aam PBNU

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
KH Miftahul Akhyar Rais Aam PBNU saat menyampaikan khutbah iftitah dalam rangkaian Munas dan Konbes NU 2026. Foto: NU Online

Lebih lanjut, ketika organisasi menghadapi persoalan kepemimpinan, ia menegaskan otoritas Syuriyah, keputusan yang didukung 36 pengurus wilayah dan membawa Muktamar dipercepat serta digelar dengan tertib. Ia juga menjadi perekat, memimpin istighosah ribuan nahdliyin menjelang muktamar.

Ia menyebut, pengabdian KH. Miftachul Akhyar diakui negara, yakni pada 2025 menerima Bintang Mahaputera Utama dari Presiden. Oleh karena itu, ia mengatakan bahwa di abad kedua NU, Rais Aam harus merdeka dari kepentingan politik praktis dan berpegang teguh pada tradisi dan khittah.

“Kepemimpinan di tingkat PBNU harus mampu menjaga persatuan dan marwah organisasi. Kami melihat KH Miftachul Akhyar memiliki kapasitas tersebut,” pungkasnya.(ris/wld/faz)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Selasa, 13 Oktober 2026
29o
Kurs