Al Muzzammil juga menekankan pentingnya membangun demokrasi yang mengedepankan meritokrasi.
Ia berpandangan, setiap warga negara harus memiliki kesempatan yang setara untuk menduduki jabatan kepemimpinan berdasarkan integritas dan kompetensi.
“Demokrasi harus bergerak menuju meritokrasi. Setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk memimpin dengan modal integritas dan kompetensi, bukan dispensasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa penyelenggaraan pemilu harus menjunjung tinggi prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (luber jurdil). Prinsip tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi dan lembaga negara.
“Pemilu harus jurdil,” pungkas Al Muzzammil.
Pernyataan tersebut menegaskan posisi PKS yang menyatakan menghormati putusan MK, sekaligus membuka ruang bagi aspirasi masyarakat untuk disalurkan melalui mekanisme DPR dan jalur konstitusional.(faz/ham)
NOW ON AIR SSFM 100

