Puan menilai kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peningkatan literasi digital masyarakat sekaligus strategi komunikasi negara yang lebih efektif untuk membangun kepercayaan publik.
“Kepercayaan itulah yang menjadi modal sosial bagi stabilitas politik, pertumbuhan ekonomi, dan keberhasilan demokrasi,” ucapnya.
Lebih lanjut, Puan mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan di tengah beragam dinamika yang dihadapi Indonesia. Ia menegaskan bahwa persatuan tidak berarti menghilangkan kritik, melainkan memastikan kritik disampaikan untuk mendorong perbaikan.
“Menjaga persatuan nasional bukan berarti meniadakan kritik, melainkan memastikan bahwa setiap kritik bermuara pada perbaikan kehidupan berbangsa. Negara harus hadir memberikan kepastian hukum, menjamin keadilan bagi seluruh warga negara, memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, serta memastikan bahwa setiap kebijakan berpihak pada kesejahteraan rakyat,” tegasnya. (faz/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

