Rabu, 28 Oktober 2026

Ahli Gizi Ungkap Bahaya Gula Tambahan Berlebih bagi Kesehatan Usus

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Makanan manis. Foto: Pixabay

Menurutnya, ketidakseimbangan mikrobioma usus atau disbiosis dalam jangka panjang dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari masalah pencernaan, peradangan kronis, gangguan metabolisme, hingga perubahan suasana hati.

Jessie Wong ahli gizi juga menyebut asupan gula tambahan yang tinggi secara terus-menerus dapat mengubah lingkungan mikrobioma usus.

“Penelitian menunjukkan gula tambahan dapat memperkaya bakteri yang memanfaatkan gula sekaligus mengurangi bakteri yang menghasilkan asam lemak rantai pendek yang bermanfaat seperti butirat,” ujarnya.

Butirat merupakan salah satu asam lemak rantai pendek yang berfungsi menjaga kesehatan sel-sel pelapis usus.

Senyawa ini juga diketahui berperan dalam menurunkan peradangan serta mendukung sistem kekebalan tubuh dan kesehatan jantung.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Rabu, 28 Oktober 2026
29o
Kurs