Minggu, 26 Juli 2026

Ahli Gizi Ungkap Bahaya Gula Tambahan Berlebih bagi Kesehatan Usus

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Makanan manis. Foto: Pixabay

Menurutnya, ketidakseimbangan mikrobioma usus atau disbiosis dalam jangka panjang dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari masalah pencernaan, peradangan kronis, gangguan metabolisme, hingga perubahan suasana hati.

Jessie Wong ahli gizi juga menyebut asupan gula tambahan yang tinggi secara terus-menerus dapat mengubah lingkungan mikrobioma usus.

“Penelitian menunjukkan gula tambahan dapat memperkaya bakteri yang memanfaatkan gula sekaligus mengurangi bakteri yang menghasilkan asam lemak rantai pendek yang bermanfaat seperti butirat,” ujarnya.

Butirat merupakan salah satu asam lemak rantai pendek yang berfungsi menjaga kesehatan sel-sel pelapis usus.

Senyawa ini juga diketahui berperan dalam menurunkan peradangan serta mendukung sistem kekebalan tubuh dan kesehatan jantung.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Besi Terguling di Sukomanunggal Surabaya

Muatan Menggunung

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Surabaya
Minggu, 26 Juli 2026
28o
Kurs