Kamis, 10 September 2026

Psikolog: Hubungan Aman dengan Orang Dewasa Kunci Anak Berani Laporkan Kekerasan

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi orang tua berbicara dengan anaknya. Foto: Pexels

“Banyak orang mengira anak yang tidak segera bercerita berarti menutupi kejadian atau tidak ingin ditolong. Padahal, kenyataannya jauh lebih kompleks,” tuturnya.

Ia menjelaskan kemampuan anak dalam memahami, mengolah, dan menyusun cerita mengenai pengalaman yang dialami masih terus berkembang.

Ketika menghadapi peristiwa traumatis, anak sering kali belum mampu menjelaskan apa yang terjadi secara runtut.

“Tidak jarang mereka hanya menunjukkan perubahan perilaku, seperti menjadi lebih pendiam, mudah marah, atau menghindari orang tertentu, tanpa mampu menjelaskan penyebabnya,” ujarnya.

Selain itu, Ocha menerangkan bahwa saat menghadapi ancaman atau kekerasan, otak anak secara otomatis mengaktifkan survival response atau mekanisme bertahan hidup. Respons tersebut dapat berupa melawan, menghindar, hingga membeku (freeze).

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Kamis, 10 September 2026
29o
Kurs