Jumat, 13 Maret 2026

Proyeksi Penumpang Lebaran Meningkat 7 Persen, KAI Daop 8 Pastikan Operasional Siap Seluruhnya

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Daniel Johannes Hutabarat Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya saat pengecekan petugas setelah apel, Jumat (13/3/2026). Foto: Humas KAI Daop 8 Surabaya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memproyeksikan peningkatan penumpang selama Lebaran naik tujuh persen dibandingkan periode tahun 2025.

Daniel Johannes Hutabarat Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya mengatakan, selama Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya memproyeksikan telah melayani sebanyak 533.155 pelanggan.

Angka itulah yang diproyeksikan meningkat sekitar tujuh persen dibandingkan realisasi Angkutan Lebaran 2025 yang mencapai 498.755 pelanggan. Posko Angkutan Lebaran 2026 sendiri mulai berlangsung hari ini, Jumat (13/3/2026) hingga 30 Maret 2026.

Terkait hal ini, Daniel pun memastikan seluruh aspek operasional sudah siap menghadapi tingginya mobilitas penumpang.

“Apel (pagi hari) ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam menghadirkan layanan terbaik bagi pelanggan. Dengan persiapan yang matang serta semangat kebersamaan seluruh insan KAI, kami berkomitmen memberikan layanan mudik yang aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat,” ujar Daniel, Jumat (13/3/2026).

Dia menegaskan, keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam operasional KAI, khususnya selama periode Angkutan Lebaran yang memiliki tingkat mobilitas sangat tinggi.

“Seluruh elemen harus disiplin dan proaktif dalam mengidentifikasi, mengantisipasi, serta menangani potensi risiko. Melalui kolaborasi yang solid, kami ingin memastikan pelanggan merasa aman dan nyaman saat mempercayakan perjalanan mereka menggunakan kereta api,” tambahnya.

Untuk meningkatkan pengamanan selama masa Angkutan Lebaran, KAI Daop 8 Surabaya menyiagakan 668 personel keamanan, yang terdiri dari 98 anggota Polsuska, 490 petugas keamanan internal, serta 80 personel eksternal dari unsur TNI dan Polri.

Para personel tersebut ditempatkan di berbagai titik strategis seperti stasiun dan jalur kereta api untuk memastikan keamanan selama periode angkutan Lebaran. Selain itu, sistem pengawasan melalui CCTV juga dioptimalkan untuk memantau aktivitas di area publik.

Sebagai langkah mitigasi terhadap potensi gangguan perjalanan kereta api, KAI Daop 8 Surabaya juga telah memetakan enam titik daerah pantauan khusus dengan menyiagakan 157 personel tambahan.

Personel tersebut terdiri dari 40 petugas pemeriksa jalur, 106 petugas penjaga pintu perlintasan, serta 11 petugas daerah pantauan khusus tambahan.

KAI Daop 8 Surabaya menyiapkan 55 lokomotif, 520 kereta, serta 12 Kereta Rel Diesel (KRD) yang dipastikan dalam kondisi andal dan siap beroperasi.

“Kami memastikan berbagai fasilitas pelayanan siap memberikan kenyamanan bagi pelanggan, mulai dari akses masuk stasiun, ruang tunggu yang nyaman, kebersihan toilet, hingga pelayanan di atas kereta. Selain itu, kami juga menyediakan fasilitas pendukung seperti ruang tunggu berpendingin udara di beberapa stasiun, aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, serta layanan informasi yang memadai di seluruh stasiun,” jelas Daniel.

Sebagai informasi, selama periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan total 47 perjalanan kereta api setiap harinya yang terdiri dari 38 KA jarak jauh reguler dan 9 KA jarak jauh tambahan.

Setiap harinya, KAI Daop 8 Surabaya menyediakan 25.524 tempat duduk, dengan total 561.528 tempat duduk selama periode angkutan Lebaran 2026. (lta/bil/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Jumat, 13 Maret 2026
34o
Kurs