Minggu, 12 April 2026

Selat Hormuz Akan Dibatasi Hanya 12 Kapal per Hari, Biaya Bisa Capai Rp34 Miliar

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Sebuah keluarga duduk dengan latar belakang galangan kapal di lepas pantai kota Fujairah, Uni Emirat Arab di Selat Hormuz. Foto: AFP-JIJI

Pemerintah Iran dilaporkan tengah mempertimbangkan pembatasan ketat terhadap lalu lintas kapal di Selat Hormuz. Kebijakan ini berpotensi membatasi hanya sekitar 12 kapal per hari yang diizinkan melintas.

Berdasarkan laporan The Wall Street Journal, pembatasan tersebut juga diiringi dengan biaya tinggi yang harus ditanggung oleh operator kapal.

Untuk kapal tanker berukuran besar, biaya melintas dapat mencapai hingga 2 juta dolar AS atau sekitar Rp34,2 miliar per perjalanan.

Dalam situasi ini, para pemilik kapal dari berbagai negara dilaporkan tengah melakukan negosiasi dengan Korps Garda Revolusi Islam guna mendapatkan izin melintas di jalur vital tersebut.

Selain itu, kapal-kapal yang diperbolehkan lewat diwajibkan mengikuti rute khusus yang telah ditentukan dan memenuhi persyaratan administratif dari otoritas Iran.

Kebijakan ini muncul di tengah dinamika geopolitik yang masih berkembang antara Iran dan Amerika Serikat.

Sebelumnya, Donald Trump Presiden AS mengumumkan adanya kesepakatan gencatan sementara selama dua pekan dengan Teheran pada Rabu (8/4/2026).

Sejalan dengan itu, Abbas Araghchi Menteri Luar Negeri Iran menyatakan bahwa Selat Hormuz kembali dibuka untuk aktivitas pelayaran internasional.

Selat Hormuz sendiri memiliki peran krusial dalam perdagangan energi global, karena menjadi jalur distribusi sekitar 20 persen pasokan minyak mentah, produk petroleum, serta gas alam cair (LNG) dunia.

Jika pembatasan ini benar diterapkan, dampaknya diperkirakan akan signifikan terhadap rantai pasok energi global, termasuk potensi lonjakan harga minyak dan biaya logistik internasional. (ant/mar/saf/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Minggu, 12 April 2026
26o
Kurs