Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi secara tepat untuk mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Harus bisa memanfaatkan apa yang bisa dimanfaatkan, sehingga UMKM bisa terus berkembang. Pemerintah akan tetap memprioritaskan UMKM,” ujar Emil dalam acara AIM ASEAN di Jatim Expo, Surabaya, Kamis (16/4/2026).
Emil mengatakan pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan (artificial intelegence/AI) perlu diimbangi dengan pemahaman yang memadai agar tidak menimbulkan kesenjangan di masyarakat.
Dalam sesi diskusi itu, Tiar Nabila Karbala Staf Khusus Presiden Republik Indonesia (RI) Bidang UMKM dan Teknologi Digital menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi perlu didukung tiga aspek utama, yakni literasi digital, infrastruktur, dan regulasi.
Menurutnya, literasi digital menjadi hal mendasar yang perlu diperkuat, mengingat tingkat literasi digital masyarakat Indonesia masih relatif rendah.
“Jika teknologi tidak dibarengi literasi digital yang baik, justru akan menciptakan kesenjangan yang lebih besar,” katanya.
Tiar juga menambahkan, penguatan infrastruktur digital dan regulasi diperlukan untuk mendukung penggunaan teknologi yang aman serta melindungi masyarakat, termasuk pelaku UMKM.
Ia mencontohkan kebijakan pemerintah sepeti PP TUNAS terkait pembatasan penggunaan media sosial pada anak sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap smartphone.
Sementara Endy Alim Abdi Nusa Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jatim menambahkan bahwa UMKM merupakan salah satu pilar penting perekonomian daerah.
Ia menyebut, pemerintah terus mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha melalui berbagai program, termasuk Millenial Job Center, untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam menghadapi perkembangan teknologi.(zan/bil/faz)
NOW ON AIR SSFM 100
