Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (5/11/2026) bergerak menguat mengikuti bursa Asia dan global seiring pelaku pasar meyakini hasil pemilihan umum (pemilu) midterm Amerika Serikat (AS) akan mempengaruhi prospek pasar keuangan dan ekonomi global.
IHSG dibuka menguat 78,57 poin atau 1,60 persen ke posisi 4.998,34. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 9,16 poin atau 1,83 persen ke posisi 510,40.
“Secara teknikal diperkirakan IHSG akan bergerak sideways pada kisaran 4.800-5.000. Penguatan signifikan indeks di bursa Wall Street, koreksi harga minyak mentah dan dolar AS, serta rebound-nya harga emas, berpotensi akan menjadi sentimen positif,” ujar Ratna Lim Kepala Riset Phintraco Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Kamis (5/11/2026), dilansir Antara.
Dari mancanegara, Ratna mengatakan faktor positif berasal dari kemenangan telak Partai Demokrat dalam pemilu midterm di AS, serta sikap Donald Trump Presiden AS yang menerima hasil itu.
Sebelumnya investor global bersikap risk off (mengurangi eksposur ke aset berisiko) karena menantikan dan mencermati hasil pemilu midterm AS yang hasilnya mempengaruhi berbagai sektor.
NOW ON AIR SSFM 100

