Senin, 30 November 2020

Libur Panjang, Bandara Juanda Antisipasi Peningkatan Jumlah Penumpang dan Cuaca Buruk

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Antrean penumpang di Bandara Juanda sesuai protokol kesehatan. Foto: Bandara Juanda

Arus penumpang di Bandara Juanda meningkat pada H-3 hingga H-1 libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, cuti bersama, dan akhir pekan, 28 Oktober sampai 1 November 2020.

Pada Sabtu (24/10/2020) ada 16.574 penumpang, Minggu (25/10/2020) ada 16.563 penumpang, dan Senin, (26/10/2020) ada 15.652 penumpang.

MMA. Indah Preastuty PTS General Manager Bandar Udara Internasional Juanda memprediksi puncak pergerakan terjadi pada Rabu (28/10/2020) sejumlah 17.591 penumpang.

Dirinya melanjutkan, jika dibandingkan dengan minggu sebelumnya pada jumlah hari yang sama, maka terlihat terjadi peningkatan sejumlah 16 persen atau dari 41.911 penumpang pada tanggal 17 hingga 19 Oktober menjadi 48.789 pada tanggal 24 hingga 26 Oktober. “Sehingga jika dirata-rata minggu ini kami melayani 16 ribu penumpang per hari, sementara pada minggu lalu kami melayani 13 ribu penumpang,” ungkapnya.

Selain faktor cuti bersama, peningkatan jumlah penumpang juga disebabkan oleh stimulus yang diberikan pemerintah untuk tarif Pelayanan Jasa Penumpang Peawat Udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge (PSC).

“Walaupun Bandar Udara Internasional Juanda bukan termasuk salah satu bandara yang ditentukan menerima stimulus tersebut, namun rute terbanyak yang kami layani yaitu Jakarta mendapatkan stimulus sehingga cukup memberikan dampak peningkatan jumlah penumpang dari dan menuju Surabaya.

Dengan adanya stimulus ini penerbangan tujuan Surabaya menjadi meningkat, mengingat dari 13 bandara yang mendapat stimulus, 11 di antaranya memiliki rute menuju Surabaya, sehingga tak heran jika menjelang libur panjang akhir pekan ini penumpang kedatangan atau arrival passanger yang mendominasi.

“Semoga dengan adanya stimulus ini perekonomian dan pariwisata juga ikut menggeliat kembali,” ujar Indah.

Bandar Udara Internasional Juanda juga telah mengantisipasi penerapan protokol kesehatan selama libur panjang ini. Seperti pemeriksaan suhu tubuh dengan thermo scanner, pemasangan dispenser cairan pembersih tangan, pengaturan jarak di ruang tunggu, pemasangan stiker pembatas jarak antrian, hingga pembentukan tim sinergitas untuk patroli penerapan protokol kesehatan.

“Serangkaian upaya tersebut terus kami jalankan, tak lupa juga seluruh mitra usaha kami pun menerapkan protokol kesehatan di area usahanya. Hal ini kami lakukan untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat untuk bepergian kembali menggunakan pesawat udara dengan aman dan nyaman sesuai protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan Pemerintah,” ucap Indah.

Menyambut musim hujan di awal November, pihaknya mengantisipasi dampak cuaca buruk terhadap penerbangan dengan terus berkordinasi dengan BMKG, Airnav, dan Kantor Otoritas Bandara Wilayah III terkait pemantauan cuaca secara berkala. Selain itu juga melakukan pengecekan dan pembersihan saluran-saluran pembuangan air.

Selain itu, Bandara Juanda juga telah menyiapkan rencana kontigensi jika terjadi penerbangan pengalihan (divert) dari bandara lain yang diakibatkan karena cuaca buruk.(iss/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan L300 Tabrak Pembatas Tol Sumo

Hujan Deras di Balonggebang Nganjuk

Kemacetan di Perak Barat

Surabaya
Senin, 30 November 2020
26o
Kurs