“Sebenarnya ada banyak langkah yang biaya tambahannya relatif kecil, bahkan bisa tertutupi oleh penghematan. Misalnya penerangan jalan umum yang sudah mulai menggunakan tenaga surya. Yang gampang-gampang dulu dikerjakan, tidak usah mencari yang paling sulit,” ujarnya.

Menurut Emil, peluang lain yang dapat segera dikembangkan adalah pemasangan rooftop solar panel, pengembangan pembangkit listrik tenaga surya, hingga rencana pembangunan floating solar panel di permukaan bendungan. Ia menyebut PLN juga telah merencanakan pembelian listrik dari pembangkit tenaga surya dengan kapasitas masing-masing 100 megawatt di dua lokasi di Jawa Timur.
Selain dukungan pemerintah, Emil mengatakan dunia usaha juga memiliki dorongan kuat untuk mempercepat transisi energi.
“Sekarang perusahaan harus memiliki sustainability report. Kalau ingin tetap bersaing di tingkat internasional, mereka harus menunjukkan upaya menghijaukan bauran energi dan proses produksinya. Kalau tidak, mereka akan kalah bersaing dengan perusahaan yang sudah lebih dulu melakukan langkah konkret,” jelasnya.

NOW ON AIR SSFM 100

