Rhenald mencontohkan industri telekomunikasi dan perbankan yang sebelumnya butuh banyak pekerja untuk layanan contact center atau call center, kini semakin banyak digantikan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Industri melakukan perubahan tersebut untuk meningkatkan efisiensi dan menekan biaya, terutama di tengah persaingan usaha yang semakin ketat. Karena itu, ia menilai tidak tepat apabila beban mengatasi pengangguran terdidik, hanya diletakkan pada perguruan tinggi maupun pencari kerja.
Dunia usaha memang memiliki tanggung jawab sosial melalui pemberian beasiswa, pelatihan dan kesempatan magang. Namun perusahaan pada saat yang sama dituntut tetap kompetitif dan mengikuti perkembangan teknologi.
Persoalan berikutnya yaitu sudah sesuai tidaknya jenis sumber daya manusia yang tersedi dengan kebutuhan industri baru.
Rhenald menilai investasi berteknologi tinggi seperti semikonduktor, komputasi, cloud hingga data center banyak mengarah ke Malaysia dan Thailand karena kedua negara itu dinilai punya tenaga kerja dengan keahlian yang dibutuhkan.

NOW ON AIR SSFM 100

