Senin, 4 Juli 2022

Vaksinasi Hampir Separuh Penduduk, China Kembangkan Dosis Ketiga

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Seorang staf medis mengambil sampel vaksin COVID-19 nonaktif di sebuah pabrik produksi vaksin milik China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) di Beijing, China, 11 April 2020. Foto: Antara.

Separuh dari jumlah poluasi atau sebanyak 621 juta penduduk China telah mendapatkan vaksin Covid-19. Saat ini, China tengah mengembangkan vaksin dosis ketiga untuk memerkuat kekebalan komunitas.

Berdasarkan data yang dirilis Komisi Kesehatan Nasional China (NHC), dilansir dari Antara, Senin (31/5/2021), untuk mencapai angka 100 juta pertama, China membutuhkan waktu 25 hari, namun 100 juta tahap keenam hanya perlu lima hari.

Lebih dari 86 persen warga Beijing berusia 18 tahun ke atas telah divaksin.

Semula, vaksin dosis ganda yang dikembangkan oleh Sinopharm dan Sinovac hanya bisa digunakan untuk orang berusia 18 hingga 59 tahun, sedangkan vaksin dosis tunggal CanSino bisa digunakan untuk usia 18 tahun ke atas hingga 60 tahun ke atas.

Penduduk yang berusia 60 tahun ke atas telah diberikan vaksin Sinopharm dan Sinovac di sejumlah daerah, termasuk Beijing dan Shanghai.

Di tengah terjadinya kasus sporadis di berbagai wilayah, China mulai meluncurkan program vaksinasi dosis ketiga untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh masyarakat.

Vaksin dosis ketiga telah diberikan di 13 provinsi, termasuk Anhui, Zhejiang, Jiangsu, Shandong, Guizhou, Hubei, Henan, dan Beijing.

Vaksin tersebut merupakan hasil pengembangan Institut Mikrobiologi pada Chinese Academy of Science (CAS) bekerja sama dengan Anhui Zhifei Longcom.

Vaksin itu dikembangkan melalui metode rekombinasi subunit protein dan telah mendapatkan persetujuan dari otoritas China.(ant/frh/iss)

Berita Terkait

Surabaya
Senin, 4 Juli 2022
28o
Kurs