Jumat, 3 Februari 2023

Pemkab Sidoarjo Betonisasi Jalan di Kampung Nelayan

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Betonisasi jalan di Kabupaten Sidoarjo Foto: Pemkab Sidoarjo

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, melakukan betonisasi jalan di kampung nelayan di delapan desa di Kecamatan Sedati untuk memperlancar aktivitas ekonomi warga.

Ahmad Muhdlor Bupati Sidoarjo di Sidoarjo, Senin (20/8/2022) mengatakan, tahun 2022 betonisasi sudah sampai di depan Politeknik Perikanan dan Kelautan Sidoarjo, Desa Buncitan sepanjang 850 meter.

“Jalan raya Sedati-Betro-Kalanganyar merupakan jalan akses utama menuju kawasan kampung nelayan. Di kawasan ini terdapat delapan desa yang mayoritas warganya sejak berpuluh tahun berprofesi sebagai nelayan, petani tambak dan petani garam,” ujarnya seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan, peningkatan infrastruktur jalan beton dilakukan merata di wilayah Sidoarjo salah satunya yang menjadi prioritasnya adalah di kawasan kampung nelayan di Kecamatan Sedati.

Menurut Gus Muhdlor, ada delapan desa yang masuk dalam kawasan kampung nelayan di pesisir Sidoarjo, yakni Desa Betro, Buncitan, Kalanganyar, Segorotambak, Banjarkemuning, Gisik Cemandi, Tambak Cemandi, dan Cemandi.

“Kami harus melihat Sidoarjo secara utuh termasuk di dalamnya juga terdapat masyarakat kampung nelayan. Di kawasan Sedati ada delapan desa, belum yang ada di kawasan Kecamatan Jabon, semua harus kita perhatikan. Infrastruktur, terutama jalan secara bertahap ditingkatkan agar aktivitas ekonomi warga semakin lancar,” ujarnya.

Ia mengatakan, potensi pengembangan UMKM hasil laut dan tambak belum begitu banyak tersentuh di wilayah tersebut. Begitu juga dengan pengembangan wisata laut seperti, wisata bakau dan wisata alam lainnya yang bisa menjadi alternatif mata pencaharian bagi warga di kawasan kampung nelayan Sedati.

Selama ini, lanjut dia, masyarakat pesisir menggantungkan hidup dari mencari ikan di laut. Mereka berangkat malam hari untuk melaut kemudian, pagi harinya mereka balik dan perahunya sandar di dermaga TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Desa Tambak Cemandi dan TPI Desa Kalanganyar.

“Potensi UMKM hasil laut perlu digali dan dikembangkan. Rantai ekonomi dari hasil produk olahan bisa menghidupi lebih banyak orang. Ini yang sedang kita pikirkan sekarang,” ujarnya.(ant/iss/rst)

Berita Terkait