Selasa, 30 Juni 2026

Biodiesel B50 Diterapkan 1 Juli, Pakar ITS Ingatkan Risiko Penurunan Kinerja Mesin

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Bambang Sudarmanta Guru Besar Teknik Mesin ITS menanggapi rencana implementasi biodiesel B50. Foto: ITS

Pemerintah berencana menerapkan biodiesel B50 sebagai upaya memperkuat ketahan energi nasional, mulai Rabu (1/7/2026) besok.

Menanggapi hal itu, Prof. Bambang Sudarmanta Guru Besar Departemen Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengatakan, perbedaan karakteristik biodiesel dan diesel fosil akan menimbulkan perubahan signifikan pada sifat fisik, kimia, serta perilaku pembakaran.

“Hal seperti itu secara langsung akan mempengaruhi performa, keandalan, dan umur sistem mesin,” katanya, Selasa (30/6/2026).

Dengan kondisi itu, ia mengingatkan bahwa implementasi B50 tidak bisa hanya berbasis kebijakan. Menurutnya, penerapan bahan bakar juga harus dilakukan melalui pendekatan berbasis mesin atau engineering-driven approach yang komprehensif.

“Dari sisi fisik mesinnya, biodiesel memiliki densitas dan viskositas yang lebih tinggi dibandingkan diesel fosil,” ujarnya.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Selasa, 30 Juni 2026
29o
Kurs