Senin, 5 Oktober 2026

Biodiesel B50 Diterapkan 1 Juli, Pakar ITS Ingatkan Risiko Penurunan Kinerja Mesin

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Bambang Sudarmanta Guru Besar Teknik Mesin ITS menanggapi rencana implementasi biodiesel B50. Foto: ITS

Untuk jangka panjang, Bambang menyampaikan, fenomena itu dapat menyebabkan kegagalan sistem bahan bakar, terutama pada injektor dan pompa tekanan tinggi.

Oleh sebab itu, ia mengatakan bahwa pengendalian kadar air melalui sistem penyimpanan tertutup, penggunaan separator air bahan bakar, serta monitoring kadar air menjadi keharusan.

Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan bahwa kandungan methyl ester jenuh dalam biodiesel, seperti palmitat dan stearat, bisa memicu pembentukan gumpalan seperti kristal pada suhu rendah.

“Kondisi seperti itu dapat menyumbat filter bahan bakar serta mengganggu kinerja mesin secara sistemik,” ujarnya.

Fenomena itu menurutnya bisa menjadi hambatan utama dalam implementasi B50 karena berisiko menurunkan efisiensi pembakaran hingga menyebabkan kegagalan start mesin.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Senin, 5 Oktober 2026
28o
Kurs