Untuk jangka panjang, Bambang menyampaikan, fenomena itu dapat menyebabkan kegagalan sistem bahan bakar, terutama pada injektor dan pompa tekanan tinggi.
Oleh sebab itu, ia mengatakan bahwa pengendalian kadar air melalui sistem penyimpanan tertutup, penggunaan separator air bahan bakar, serta monitoring kadar air menjadi keharusan.
Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan bahwa kandungan methyl ester jenuh dalam biodiesel, seperti palmitat dan stearat, bisa memicu pembentukan gumpalan seperti kristal pada suhu rendah.
“Kondisi seperti itu dapat menyumbat filter bahan bakar serta mengganggu kinerja mesin secara sistemik,” ujarnya.
Fenomena itu menurutnya bisa menjadi hambatan utama dalam implementasi B50 karena berisiko menurunkan efisiensi pembakaran hingga menyebabkan kegagalan start mesin.

NOW ON AIR SSFM 100

