Senin, 20 Juli 2026

Dinas Pendidikan: Siswa Afirmasi Maupun Jalur Lainnya Tak Wajib Beli Seragam di Sekolah

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ilustrasi - Suasana di dalam Kelas SMA. Foto: Istimewa

Supaya bantuan tersebut tepat sasaran, kata Kiswanto, sekolah tidak hanya mengandalkan surat keterangan tidak mampu atau data administratif. Siswa yang betul-betul tidak mampu itu akan dilakukan verifikasi lewat kunjungan ke rumah atau home visit.

Orang tua siswa tak perlu menyiapkan surat keterangan tidak mampu sebagai syarat utama. Sekolah akan melihat langsung kondisi keluarga melalui kunjungan lapangan agar hasilnya lebih akurat.

Ia menyebutkan, sejauh ini di lapangan sudah ada temuan siswa yang masuk lewat jalur afirmasi meski berasal dari keluarga mampu. Sebaliknya, ada juga siswa yang tidak masuk jalur afirmasi, tetapi kondisi keluarganya benar-benar tidak mampu.

“Nanti kan ada kunjungan rumah, ada pertanyaan dari sekolah, sudah akan diketahui. Karena sementara ini banyak yang dari afirmasi, tapi setelah di cek ternyata keluarga ini bukan dari keluarga yang tidak mampu. Jadi kita hanya mengkaji, jangan-jangan nanti salah sasaran apa yang kita sampaikan kepada anak didik kita,” kata Kiswanto.

Kiswanto menjelaskan, standar awal siswa tidak mampu mengacu pada data pemerintah, termasuk kelompok desil 1 dan desil 2. Namun keputusan akhir tetap akan dilihat dari hasil verifikasi lapangan oleh sekolah.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Senin, 20 Juli 2026
28o
Kurs