“Suara-suara untuk AHWA itu ditulis di tempat dengan terlebih dahulu diarahkan untuk bebas menuliskan. Jangan ada pengaruh,” katanya pada Sabtu (29/8/2026).
Ia juga mengusulkan agar proses penghitungan suara dilakukan secara terbuka di lokasi yang sama setelah seluruh suara dimasukkan ke dalam kotak.
“Setelah itu dimasukkan ke dalam kotak, setelah itu di tempat itu pula dibuka bersama, dibacakan bersama,” katanya.
Menurutnya, keterbukaan dalam proses tersebut penting untuk menjaga kepercayaan muktamirin sekaligus memastikan penentuan anggota AHWA berjalan sesuai prinsip musyawarah.
Ia menilai, AHWA memiliki posisi penting dalam Muktamar NU karena berkaitan dengan representasi ulama yang nantinya menjalankan fungsi Syuriyah. Oleh karena itu, ia meminta proses penentuannya benar-benar mencerminkan aspirasi muktamirin.

NOW ON AIR SSFM 100

