Sabtu, 29 Agustus 2026

Jelang Pemilihan AHWA, Kiai Asep Dorong Proses yang Transparan dan Independen

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
KH. Asep Saifuddin Chalim Ketua Umum Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah saat berada di Jombang, pada Jumat (28/8/2026). Foto: Risky suarasurabaya.net

“Suara-suara untuk AHWA itu ditulis di tempat dengan terlebih dahulu diarahkan untuk bebas menuliskan. Jangan ada pengaruh,” katanya pada Sabtu (29/8/2026).

Ia juga mengusulkan agar proses penghitungan suara dilakukan secara terbuka di lokasi yang sama setelah seluruh suara dimasukkan ke dalam kotak.

“Setelah itu dimasukkan ke dalam kotak, setelah itu di tempat itu pula dibuka bersama, dibacakan bersama,” katanya.

Menurutnya, keterbukaan dalam proses tersebut penting untuk menjaga kepercayaan muktamirin sekaligus memastikan penentuan anggota AHWA berjalan sesuai prinsip musyawarah.

Ia menilai, AHWA memiliki posisi penting dalam Muktamar NU karena berkaitan dengan representasi ulama yang nantinya menjalankan fungsi Syuriyah. Oleh karena itu, ia meminta proses penentuannya benar-benar mencerminkan aspirasi muktamirin.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Sabtu, 29 Agustus 2026
29o
Kurs