Karenanya, menurut Jumadi kerusakan vegetasi akibat kebakaran bukan hanya pada tutupan hutan, tapi juga berpotensi memengaruhi kemampuan kawasan itu menyerap dan menyimpan air.
Kadishut mengatakan, ancaman terhadap sumber air itu turut menjadi perhatian. Terlebih sejumlah masyarakat di sekitar Tahura Raden Soerjo menggantungkan kebutuhan air dari kawasan tersebut.
Saat penanganan kebakaran berlangsung, masyarakat Desa Tambaksari yang membantu petugas bahkan fokus mengamankan pipa-pipa air bersih yang mengambil sumber dari Tahura Raden Soerjo.
“Tadi malam (Rabu) bersama masyarakat di Prigen itu juga demikian, semua naik dan menyelamatkan pipa-pipa air bersihnya masyarakat. Karena air bersih mereka ngambil dari Tahura Raden Soerjo,” jelasnya.
Rantai Makanan Satwa Juga Terancam

NOW ON AIR SSFM 100

