Selain vegetasi air, kebakaran juga mengancam keanekaragaman hayati yang hidup di Tahura Raden Soerjo. Jumadi menyebut kawasan tersebut menjadi habitat elang Jawa, macan tutul, rusa timur, hingga lebih dari seratus spesies burung.
“Tahura Raden Soerjo itu ada fauna elang Jawa, ada macan tutul, ada rusa timur dan spesies-spesies burung-burung yang kecil-kecil ada 100 lebih spesies,” katanya.
Kerusakan vegetasi berpotensi memutus rantai makanan satwa. Kalau sumber makanan di dalam kawasan berkurang atau hilang, satwa liar berpotensi keluar dari habitat untuk mencari makan.
“Kalau rantainya putus, ya pasti mereka nyari makanan yang ke keluar gitu. Keluarnya ke mana? Ya turun (ke pemukiman) gitu loh,” lanjutnya.
Kadishut Jatim mengatakan, kondisi seperti itu pernah terjadi di kawasan konservasi lain ketika satwa predator mulai turun dan mengambil ternak masyarakat.

NOW ON AIR SSFM 100

