Rabu, 2 September 2026

KPK Cek BUMN di Surabaya, Pengadaan Barang dan Jasa Jadi Titik Rawan Korupsi

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Direktorat Antikorupsi Badan Usaha (AKBU) di Kedeputian Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkunjung ke Suara Surabaya Media pada Senin (1/9/2026). Foto: Dimas Wahyu suarasurabaya.net

Dari hasil asesmen yang dilakukan, pengadaan barang dan jasa disebut masih menjadi salah satu titik paling rawan dan menjadi fokus utama pembenahan KPK.

“Yang paling banyak di BUMN ini biasanya pengadaan barang dan jasa. Ini masih menjadi nomor satu yang harus kita dorong perbaikannya,” kata Roro.

Selain pengadaan, KPK juga menaruh perhatian pada pengelolaan aset BUMN. Aset yang dimaksud mencakup gedung, tanah, kendaraan, maupun aset bergerak lainnya.

KPK juga mengawasi penggunaan anggaran dan aksi korporasi, termasuk investasi, divestasi, serta berbagai keputusan bisnis yang berpotensi menimbulkan pemborosan atau membuka celah korupsi.

“Budget yang ada di BUMN karena dalam mazhab kami kekayaan BUMN adalah kekayaan negara yang dipisahkan. Jadi masih kekayaan negara sehingga kami menganggap perlu untuk melakukan pengamanan keran budget di BUMN,” jelasnya.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Rabu, 2 September 2026
32o
Kurs