Oleh karena itu tim gabungan mencoba mengintensifkan operasi udara menggunakan helikopter untuk melakukan pemadaman. Namun upaya tersebut mengalami kendala kabut tebal dan angin kencang.
“Ditambah kepulan asap yang cukup tebal sehingga memengaruhi visibilitas helikopter saat water bombing,” katanya.
Gatot mengatakan helikopter PK-DAP telah menjalankan operasi water bombing sepanjang Jumat dengan dua sortie atau penerbangan dengan kapasitas air yang diangkut mencapai 12.000 liter.
Operasi udara tersebut kemudian dihentikan pada pukul 11.19 WIB karena jarak pandang menuju lokasi kebakaran tertutup kabut dan angin yang cukup kencang sehingga memengaruhi keselamatan penerbangan
“Dalam dua sortie itu dilakukan 12 kali water bombing dengan total 12.000 liter air yang dijatuhkan ke titik-titik kebakaran,” ujarnya.

NOW ON AIR SSFM 100

