Jumat, 28 Agustus 2026

RSUD Eka Candrarini Pastikan Limbah B3 Dilacak dari Ruangan hingga Tempat Pengolahan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
dr. Billy Daniel Messakh (kiri) Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan dr. Listyorini Rarasingtyas Direktur RSUD Eka Candrarini Surabaya saat mengikuti talkshow Semanggi Suroboyo di Radio Suara Surabaya, Jumat 28/8/2026). Foto: Billy suarasurabaya.net

“Jadi kertas itu adalah pembungkus obat, yang mana ketika pasien itu pulang dari rumah sakit membawa obat rawat jalan itu menggunakan obatnya dimasukkan ke dalam kertas itu,” katanya.

Menurut dr. Tyas, paper bag yang ditemukan di lokasi juga dalam kondisi kosong. Karena itu, keberadaan kantong tersebut tidak serta-merta menunjukkan bahwa tumpukan limbah medis berasal dari RSUD Eka Candrarini.

Pada kesempatan yang sama, dr. Billy Daniel Messakh Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya menambahkan pengolahan limbah berupa benda tajam juga menerapkan prosedur khusus.

Jarum bekas tidak ditutup kembali atau recapping, melainkan langsung dimasukkan ke safety box yang tahan tusukan. Setelah terisi sekitar tiga perempat bagian, safety box ditutup dan disegel sebelum masuk TPS B3. Setiap safety box memiliki identitas dan pencatatan serah terima dari ruangan hingga tempat penyimpanan.

“Safety box itu, ada identitasnya. Nomor register ini, safety box ini datang ke laboratorium. Pagi, cleaning service bawa safety box ini taruh di laboratorium, dia tanda tangan. Nanti sore dia ambil, dia ambil lagi, lalu dia tanda tangan sudah keluar. Jadi, nanti setelah ini dia masuk ke mana, itu terdaftar, sedetail itu,” kata Billy.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Jumat, 28 Agustus 2026
32o
Kurs