Sistem ketertelusuran itu menjadi salah satu dasar RSUD Eka Candrarini dan Dinkes Surabaya saat menelusuri temuan limbah medis di saluran air sisi kiri exit Tol Tambak Sumur dari arah Bandara Juanda, Sidoarjo.
Temuan itu sempat dikaitkan dengan RSUD Eka Candrarini karena terdapat kertas bertuliskan nama rumah sakit di lokasi. Namun setelah melakukan penelusuran internal dan pemeriksaan lapangan, Dinkes Surabaya menyatakan limbah tersebut tidak sesuai dengan barang maupun SOP yang digunakan RSUD Eka Candrarini.
“Jadi, di dalam rumah sakit sudah detail yang dr. Tyas ceritakan tadi, di luar juga sudah detail. Jadi kalau ada yang tercecer itu itu sesuatu yang aneh, kita harus pahami,” ucapnya.
Saat ini, pihak rumah sakit bersama Dinkes Surabaya masih mengikuti proses penelusuran asal limbah tersebut bersama instansi terkait di Sidoarjo. (bil/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

