Setelah diinterogasi, polisi kemudian membawa pelaku menelusuri sejumlah tempat kejadian perkara. Sedikitnya terdapat empat lokasi yang didalami, yaitu kawasan Embong Malang, Taman Teletubbies di Lakarsantri, depan Instalasi Rawat Darurat RSUD dr. Soetomo, dan kawasan Siloam.
“Dan dari teman-teman polisi juga didukung bukti dari CCTV-nya teman-teman RSUD Dr. Soetomo, terlihat di situ satu orang (yang ngambil kursi),” bebernya.
Dari pengakuannya, pelaku beraksi sekitar pukul 04.00 WIB, ketika aktivitas masyarakat mulai berjalan, karena warga yang hendak ke pasar maupun bekerja tidak mencurigai pengangkutan kursi tersebut.
Bahkan suatu waktu, kata Irna, pelaku meminta bantuan orang yang berada di sekitar lokasi untuk menaikkan kursi ke dalam ambulans. Orang yang membantu itu tidak mengetahui bahwa kursi itu dicuri.
“Karena dia bawa ambulans, gitu kan. Nah tadi seakan-akan (dia) petugas dan memang itu bawa surat. Jadi Nanti ada orang di situ minta tolong ‘eh minta tolong ngangkatin ke dalam’. Orang yang dimintai bantuan itu tidak ada sangkut pautnya,” kata Irna.









