Jumat, 5 Juni 2026

Pengamat: Sudah Waktunya Indonesia Gunakan e-Voting

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Ilustrasi.

Suko Widodo, Pengamat Politik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menilai sudah saatnya pemilihan umum di Indonesia menggunakan e-voting atau pemungutan suara secara daring. Menurutnya, e-voting lebih efektif dibanding pemungutan suara secara manual.

“Pemilu kita kan terlalu sentralistis. Kreasi yang muncul hanya sebatas kreasi di TPS. Mestinya ke depan bukan soal atribut di TPS tapi sistem. Sudah waktunya e-voting. Anak sekolah saja sudah ujian online. Apalagi pemilu yang hanya memilih beberapa orang, semestinya juga bisa difasilitasi,” ujarnya dalam program Wawasan Radio Suara Surabaya, Rabu (24/4/2019) pagi.

Perubahan sistem manual ke daring, kata Suko, bisa dilakukan secara bertahap. Beri pilihan dulu di awal. Kombinasi antara e-voting dan kertas.

“Mungkin tidak efisien di awal pengadaan. Bukan hanya teknologinya yang harus dibangun, tapi juga budaya demokrasinya,” katanya.

Sementara, penerapan e-voting bisa dimulai di pos-pos kecil pemilihan di tingkat kota. Di Amerika, e-voting dicoba mulai tingkat lokal, baru nasional. Dengan sistem ini, nilai partisipasi rakyat dalam pemilihan umum lebih tinggi.(iss/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Abraj Al Bait, Makkah Royal Clock Tower

Kubah Masjid Ghamamah

Surabaya
Jumat, 5 Juni 2026
26o
Kurs