Selasa, 3 November 2026

Tiga Kader Gerindra Terjerat Narkoba, Habiburokhman Tegaskan Sudah Dipecat dan Bantah Intervensi Polisi

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Habiburokhman Ketua Majelis Kehormatan Partai Gerindra Ketua Majelis Kehormatan Partai Gerindra. Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Habiburokhman Ketua Majelis Kehormatan Partai Gerindra menegaskan bahwa tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra di Jawa Timur yang terseret kasus narkoba telah dijatuhi sanksi pemecatan sebagai anggota partai.

Keputusan tersebut diambil melalui sidang Mahkamah Partai Gerindra pada 8 Oktober 2026.

Habiburokhman menyebut, keputusan itu telah ditetapkan hampir sebulan lalu sebagai bentuk ketegasan partai terhadap kader yang melakukan pelanggaran.

“Terkait kasus narkoba tiga anggota Gerindra di Jawa Timur, kami perlu tegaskan bahwa Mahkamah Partai telah memutuskan mereka dipecat sebagai anggota DPRD Gerindra pada sidang yang dilaksanakan pada tanggal 8 Oktober 2026 atau hampir sebulan lalu,” ujar Habiburokhman dalam keterangannya, Selasa (3/11/2026).

Selain itu, Habiburokhman turut menanggapi kabar mengenai mutasi terhadap sejumlah anggota polisi yang melakukan penangkapan dalam kasus tersebut.

Menurut informasi yang diterimanya, mutasi itu diduga berkaitan dengan adanya permintaan sejumlah uang kepada pihak yang ditangkap.

“Adapun jika kemudian ada mutasi terhadap polisi yang melakukan penangkapan, kami dengar karena mereka meminta sejumlah uang kepada orang yang ditangkap,” ungkapnya.

Habiburokhman juga membantah adanya komunikasi maupun intervensi dari pihak Gerindra kepada Polrestabes Surabaya terkait penanganan kasus tersebut.

Ia menegaskan, tidak pernah ada upaya dari partainya untuk memengaruhi proses penegakan hukum yang dilakukan kepolisian.

“Tidak pernah ada komunikasi apa pun, apalagi intervensi antara kami dengan Polrestabes Surabaya terkait masalah ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Habiburokhman menyatakan bahwa Gerindra dan Polrestabes Surabaya sama-sama melakukan penindakan terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

Ia menekankan bahwa aturan harus ditegakkan tanpa pandang bulu, termasuk terhadap kader partai sendiri.

“Baik Gerindra maupun Polrestabes Surabaya sama-sama melakukan penindakan kepada anggota yang melakukan pelanggaran. Aturan ditegakkan, siapa pun yang melakukan kesalahan dijatuhi hukuman,” pungkas Habiburokhman.(faz/ham)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Pengerjaan Jalan, Lalu Lintas Menganti Macet

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Surabaya
Selasa, 3 November 2026
34o
Kurs