Kamis, 16 Juli 2026

Christopher Nolan Hadirkan Interpretasi Modern dari Kisah Epik “The Odyssey”

Laporan oleh Iping Supingah
Bagikan
Salah satu adegan di film "The Odyssey" yang disutradarai Christopher Nolan. Foto: Universal Pictures International

Setelah memenangkan berbagai penghargaan lewat Oppenheimer, sutradara Christopher Nolan kembali dengan The Odyssey, adaptasi layar lebar dari kisah epik karya Homer.

Mulai 15 Juli 2026, penonton Indonesia diajak mengikuti perjalanan Odysseus kembali ke Ithaka dalam sebuah petualangan epik dengan keindahan visual yang memukau. Sinematografi dilakukan sepenuhnya menggunakan kamera IMAX.

Sebagai salah satu karya sastra paling berpengaruh dalam sejarah, The Odyssey karya Homer belum pernah diadaptasi menjadi blockbuster modern. “Saya merasa tertantang untuk menciptakan dunia mitologi Yunani Kuno dan menceritakannya dengan cara yang belum pernah saya lakukan sebelumnya,” ujar Christopher Nolan, dalam siaran pers yang diterima suarasurabaya.net, Kamis (16/7/2026).

The Odyssey jadi film panjang pertama yang pengambilan gambar dilakukan sepenuhnya menggunakan kamera film IMAX. Foto: Universal Pictures International

Proses syuting The Odyssey berlangsung di enam negara, yakni Maroko, Yunani, Italia, Islandia, Skotlandia, dan Amerika Serikat. Film ini juga menjadi film panjang pertama yang pengambilan gambar dilakukan sepenuhnya menggunakan kamera film IMAX. Format tersebut memungkinkan detail visual yang lebih kaya sekaligus memperkuat skala dunia yang dibangun oleh Christopher Nolan.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Kamis, 16 Juli 2026
31o
Kurs