Sabtu, 18 Juli 2026

Perjalanan ke Luar Negeri Masih Jadi Pilihan saat Kurs Dolar Menguat

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Bandara Internasional Juanda saat periode libur sekolah dipadati hingga 721.293 penumpang. Foto: Humas Bandara Internasional Juanda

Perjalanan ke luar negeri masih menjadi pilihan masyarakat Jawa Timur dan sekitarnya meski nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah mengalami penguatan.

Indikasi tersebut terlihat dari capaian penjualan tiket ke luar negeri yang meningkat sekitar 25 persen pada pelaksanaan hari pertama Travel Fair 2026 yang diselenggarakan di Surabaya.

“Secara penjualan bahkan naik dibanding periode sebelumnya di hari yang sama, kurang lebih sekitar 25 persen,” kata Rhena Octaria Head of Region Jawa Timur dan Bali Nusra CIMB Niaga yang menjadi pelaksana Travel Fair 2026 di Surabaya, pada Jumat (17/7/2027).

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa perjalanan ke luar negeri masih menjadi kebutuhan bagi sebagian masyarakat. Selain untuk berwisata, masyarakat juga melakukan perjalanan dengan alasan keluarga maupun kesehatan.

“Perjalanan ke luar negeri masih menjadi salah satu kebutuhan. Tidak hanya untuk liburan, tetapi juga ada yang berkunjung ke anak, ada yang memiliki keperluan lain seperti kontrol kesehatan rutin. Jadi kebutuhannya tetap ada,” ucapnya.

Ia menilai, masyarakat juga semakin cermat memanfaatkan berbagai potongan harga untuk menekan biaya perjalanan, terutama di tengah kondisi nilai tukar yang kurang menguntungkan. Beragam cashback hingga fasilitas cicilan menurutnya juga membantu masyarakat tetap bisa merencanakan perjalanan internasional.

Selain itu, tren penggunaan kartu kredit untuk kebutuhan perjalanan menurutnya juga masih juga diminati masyarakat. Ia menyebut bahw kemudahan pembayaran melalui cicilan menjadi salah satu faktor yang mendorong transaksi di sektor perjalanan.

Ia mengatakan bahwa Travel Fair 2026 merupakan upaya perbankan untuk menghadirkan solusi yang tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga memberikan nilai tambah dalam memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat.

“Di tengah dinamika ekonomi global saat ini, perencanaan keuangan yang bijak dan efisien menjadi kunci utama bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan ke luar negeri,” ucapnya.

Seperti diketahui, beberapa negara tujuan yang menjadi pilihan yakni China, Taiwan, Hong Kong, Jepang, hingga Amerika Serikat.(ris/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Sabtu, 18 Juli 2026
26o
Kurs