“Risikonya sudah diketahui, tetapi awak pesawat tidak mendapatkan edukasi atau informasi yang memadai. Dan tidak ada yang bertanggung jawab,” ujar Nelson.
Para peneliti menyebut pekerja penerbangan yang rutin bekerja pada ketinggian perlu mempertimbangkan langkah deteksi dini. Pemeriksaan kulit secara tahunan dinilai dapat dipertimbangkan, sedangkan perempuan yang bekerja di sektor penerbangan dapat berkonsultasi mengenai kemungkinan menjalani mamografi lebih awal atau dengan frekuensi lebih sering.
Sejumlah penelitian sebelumnya memang telah menemukan indikasi terbatas mengenai hubungan antara paparan radiasi kosmik dan peningkatan angka kematian akibat kanker pada orang yang sering melakukan penerbangan, terutama pilot dan pramugari. (ant/saf/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

